Senin, 02 November 2020

 

NORMA

·         Pengertian Norma

Norma sendiri dari berasal Bahasa belanda yaitu “norm” yang berarti patokan,pedoman, atau pokok kaidah. Pengertian norma adalah Tindakan yang menjadi sebuah petunujuk, pedoman untuk seseorang dalam bertindak atau tidak, serta bertingkah laku dalam di lingkungan masyaraat seperti norma kesopanan, norma hukum,  serta norma Tindakan. Pengertian norma bisa di artikan sebagai petunjuk atau pedoman tingkah laku yang harus dilakukan ataupun tidak boleh dilakukan dalam kehidupan sehari0hari, berdasarkan suatu alas an tertentu.

Menurut kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), norma adalah aturan atau ketentuan yang mengikat warga kelompok dalam bermasyarakat. Dimana sebagai paduan, tatanan, dan pengendali tingkah laku yang sesuai. Sedangkan John J. Macionis, mengatakan bahwa norma adalah “sebagai aturan, pedoman, dan harapan masyarakat yang garus selalu dipatuhi”

Norma yang dimaksud dalam buku etika profesi milik pak harbani adalah sebagai suatu tatanan atau pedoman dalam berperilaku yang diciptakan manusia sebagai mahkluk social untuk dapat melangsungkan kehidupan bersama-sama dalam suatu kelompok masyarakat.

·         Jenis-Jenis Norma

Adapun beberapa jenis norma yaitu norma agama, norma kesusilaan, norma kesopanan, dan norma hukum Adapun penjelasannya sebagai berikut:

-          Norma Agama

Norma agama bersumber dari Tuhan Yang Maha Esa yang berisi tentang perintah, ajaran dan larangan. Pertintah merupakan suatu perbuatan yang harus dilakukan atau dikerjakan. Larang adalah suatu perbuatan yang tidak bisa dilakukan atau harus dihindari. Sanksi yang diberikan jika melanggar norma ini berupa dosa bagi pemeluk agama.


-          Norma Kesusilaan

Norma ini berumber dari hati Nurani manusia sendiri. Norma kesusilaan mendorong manusia untuk berbuat baik dan menghindari perbuatan buruk. Jika seseorang melanggar perbuatan ini maka biasanya mereka akan mendapatkan sanksi berupa penyesalan, dicemooh bahkan dikucilkan dari masyarakat.


-          Norma kesopanan

Norma kesoponan sendiri didasari oleh beberapa hal seperti kebiasaan, kepantasan, kepatutan yang berlaku dimasyarakat. Norma kesopanan bersumber dari pergaulan manusia. Norma ini biasanya bersumber dari kebiasaan, adat istiadat, budaya, dan nilai-nilai masyarakat. Tata sopan santun mendorong untuk berbuat baik namun tidak bersumber dari hati Nurani tetapi, hanya untuk sekedar menghargai orang lain.


-          Norma Hukum

Norma hukum sendir bersumber dari negara atau pemertintah yang diatur dalam undang-undang. Norma hukum memiliki sifat memaksa untuk melindungi kepentingan dalam pergaulan hidup di masyarakat. Norma hukum juga sebagai norma pelengkap lainnya dengan sanksi tegas dan nyata.


·         Fungsi Norma

Norma diangap sangat penting di masyarakat dikarenakan jika tidak ada norma belaku akan terjadi kekacauan. Norma memiliki fungsi sebagai berikut:

-          Bisa mencegah terjadinya benturan kepentingan masyarakat

-          Dapat menciptakan kehidupan masyarakat menjadi aman, tentram, dan tertib

-          Memberi petunjuk atau pedoman bagi setiap individu dalam menjali kehidupan bermasyarakat

-          Membantu mencapai tujuan bersama dalam masyarakat

-          Mengatur tingkah laku masyarakat agar sesuai nilai yang berlaku

-          Memberikan Batasan yaitu berupa larangan atau perintah dalam berperilaku dan bertindak

-          Memaksa individu dalam menyesuaikan dan beradaptasi dengan norma-norma yang berlaku dalam masyarakat serta menyerap nilai-nilai yang diharapkan.

-          Sebagai pedoman dan aturan dalam kehidupan masyarakat

-          Menciptakan keteraturan dan stabilitas pada lingkungan masyarakat

-          Menjadi dasar pemberian sanksi yaitu hal yang terkadang sulit dilakukan adalah memberikan sanksi atas kesalahan-kesalahan yang dibuat oleh masyarakat.


·         Ciri-ciri Norma

Adapun ciri-ciri norma yang perlu kita ketahui agar tidak salah dalam memahainya yaitu:

-          Pada umumnya, norma tidak terbentuk tertulis dan lebih banyak merupakan kesepakatan didalam masyarakat.

-          Ciri yang kedua sifatnya mengikat.

-          Pengertian norma yang paling utama merupakan hasil kesepakatan dari masyarakat.

-          Ciri selanjutnya adalah diakui dan dipatuhi oleh masyarakat.

-          Ciri yang terakhir adalah bisa berubah-ubdah sesuai dengan perkembangan zaman dan kondisi masyarakat sekitar.

Minggu, 01 November 2020


ETIKET MENURUT PARA AHLI

Menurut Soerganda Poerbakawatja

Etiket yaitu sebuah filsafat yang berkaitan dengan sebuah tindakan baik dan buruknya. Dan etiket pula memiliki keterkaitan dengan tindakan kesusilaan yang harus dimiliki seorang manusia dalam kehidupannya.

Menurut H. Burhanudin Salam

Etiket merupakan sebuah ilmu filsafat tentang nilai-nilai serts norma yang harus dimiliki untuk dilakukan oleh manusia dalam kehidupannya.

Menurut O.P. Simorangkir

Etiket merupakan ilmu yang harus dimiliki seseorang, karena etiket adalah sebuah pandangan manusia dalam menilai terhadap baik dan buruknya sebuah tindakan manusia dalam kehidupan masing masing.

Menurut A. Mustafa

Etiket merupakan ilmu tentang perbuatan atau tindakan baik dan buruknya manusia yang dilihat dari sudut pandang akal dan fikiran.

Menurut Ahmad Amin

Etiket memiliki arti yaitu suatu ilmu yang menjelaskan tentang arti baik dan buruknya dalam sebuah tindakan seseorang.

Menurut W.J.S. Poerdaminto

Etiket adalah ilmu mengetahuan mengenai asas asas dan dasar moral dan akhlak. Dan dengan etiket itu juga akan menjadikan seseorang memahami akan tindakan moral dan akhlak yang baik dan buruk.

Menurut DR. James J.

Etiket adalah mempertimbangkan atau memperhatikan tingkh laku seseorang dalam mengambil sebuah keputusan yang berkaitan dengan moral. Etiket yang berlaku untuk james juga adalah bentuk cara manusia untuk menentukan yang benar dan salah dengan akal budi yang dimilikinya.

Menurut Prof. DR. Franz Magnis Suseno

Etiket adalah ilmu yang akan memberikan sebuah pijakan untuk seseorang dalam mengambil tindakan dalam kehidupannya.

Menurut Hamka Yakub

Etiket adalah sebuah ilmu yang menyelidiki akan perbuatan mana yang baik dan buruk, dan tindakan baik dan buruk itu menurut dari akal fikiran.

Menurut Martin

Etiket adalah sebuah disiplin ilmu yang akan menjadi sebuah acuan dan pedoman manusia dalam mengontrol tingkah laku dan perilaku manusia dalam kehidupan mereka masing masing.

Menurut K. Bertens 1994 (buku berjudul etika)

Etiket adalah formalitas(lahiriah), tampak dari sikap luarnya penuh dengan sopan santun dan kebaikan

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

Etiket adalah tata cara (adat sopan santun, dan sebagainya) dalam masyarakat beradab dalam memelihara hubungan baik antara baik antara sesama manusia.

Menurut Hutabarat (19997:2)

Etiket adalah peraturan atau ketentuan yang menetapkan tingkah laku yang baik dalam pergaulan atau dalam berhubungan dengan orang lain.

Menurut kamus Webster

Etiket adalah  cara tingkah laku yang diharuskan oleh pendidik, kebiasaan-kebiasaan sosial atau yang diharuskan oleh mereka yang berwenang.

Menurut Semiawan (2014:7)

Etiket merupakan kebiasaan sopan santun yang disepakati dalam lingkungan pergaulan antar manusia setempat

PENGERTIAN ETIKA MENURUT PARA AHLI

            ETIKA MENURUT PARA AHLI

Selamat datang diblog saya. Kali ini saya akan memposting tentang pengertian etika menurut para ahli. Sebelum masuk di inti dari postingan ini teman-teman harus tahu dulu apasih etika itu. Jadi, Pengertian etika secara umum adalah suatu peraturan atau norma yang bisa digunakan sebagai acuan bagi perilaku seseorang yang berkaitan dengan sifat yang baik dan buruk yang dilakukan oleh seseorang serta merupakan suatu kewajiban dan tanggungan jawab moral.

           Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI)

                pengertian etika adalah ilmu tentang baik dan buruknya perilaku, hak dan kewajiban moral; sekumpulan asa atau nila-nilai yang berkaitan dengan akhlak; nilai mengenai benar atau salahnya perbuatan atau perilaku yang dianut masyarakat.

Menurut pandangan Prof. DR. Franz Magnis Suseno

                Etika merupakan suatu ilmu yang memberikan arahan, acuan dan pijakan kepada tindakan manusia.

Menurut Mustafa

                Etika meruapakan sebagai ilmu yang menyelidiki terhadap perilaku mana yang baik dan yang buruk dan juga dengan memperhatikan perbuatan manusia sejauh apa yang telah diketahui oleh akal pikiran.

Menurut Ahmad Amin

                Etika merupakan suatu ilmu yang menjelaskan tentang arti baik dan buruk serta apa yang seharusnya dilakukan oleh manusia, juga menyatakan sebuah tujuan yang harus dicapai manusia dalam perbuatannya dan menunjukkan arah untuk melakukan apa yang seharusnya didilakukan oleh manusia.

Menurut Bertens

                Etika merupakan Pengertian Etika Bertens merupakan nilai dan norma moral yang menjadi acuan bagi manusia secara individu maupun kelompok dalam mengatur segala tingkah lakunya.

Menurut Drs. H. Burhanuddin Salam

                Etika merupakan suatu cabang ilmu filsafat yang berbicara tentang nilai -nilai dan norma yang dapat menentukan perilaku manusia dalam kehidupannya.

Menurut Drs. O.P. Simorangkir

                Etika adalah pandangan manusia terhadap baik dan buruknya.

Menurut W. J. S. Poerwadarminto

    Etika adalan ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak atau moral.

Menurut Hamzah Yaku

                Etika yaitu menyelidiki suatu perbuatan mana yang baik dan mana yang buruk.

Menurut Prof. DR. Franz Magnis Suseno

                Etika adalan ilmu yang mencari orientasi atau ilmu yang memberikan arah dan pijakan dalam tindakan manusia.

            Menurut Drs. Sidi Gajabla

                Etika merupakan teori tentang perilaku atau perbuatan manusia yang dipandang dari segi baik & buruknya sejauh mana dapat ditentukan oleh akal manusia.

Menurut James J. Spillane SJ.

    Etika adalan mempertimbangkan atau memperhatikan tingkah laku manusia dalam mengambi suatu keputusan yang berkaitan dengan moral. Etika lebih mengarah pada penggunaan akal budi manusia dengan objektivitas untuk menentukan benar atau salahnya serta tingkah laku seseorang kepada orang lainMenurut.

Menurut Soegarda Poerbakawatja

    Etika adalan sebuah filsafat berkaitan dengan nilai-nilai, tentang baik dan buruknya tindakan an kesusilaan.

Menurut Asmaran

    Etika adalah ilmu yang mempelajari perilaku manusia, tidak hanya menentukan kebenaran seperti mereka, tetapi juga untuk menyelidiki manfaat atau keuntungan dari semua perilaku manusia.

Menurut Aristoteles

    Membagi pengertian etika menjadi dua, yaitu Terminius Technikus dan Manner and Custom. Terminius Technikus merupaka etika yang dipelajari sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari suatu problema tindakan atau perbuatan manusia.

    Manner and Custom merupakan suatu pembahasan etika yang berhubungan atau berkaitan dengan tata cara dan adat kebiasaan yang melekat dalan kodrat manusia atau in herent in human nature yang sangat terkait denag arti baik dan buruk suatu perilaku, tingkah laku atau perbuatan manusia

  NORMA ·          Pengertian Norma Norma sendiri dari berasal Bahasa belanda yaitu “norm” yang berarti patokan,pedoman, atau pokok kaid...